Archive

Archive for the ‘Networking’ Category

E-mail a.k.a. Electronic Mail

November 19, 2008 11 comments

Udah lama gw g posting tentang hal2 yg berbau Teknologi Informasi. Kali ini gw akan membahas tentang e-mail. Semoga dapat bermanfaat bagi saya khususnya dan para pembaca sekalian. hhehe *kok kaya’ mw khotbah aja 😛 *. OK, here we go…

Electronic mail atau biasa disebut e-mail, merupakan sebuah istilah populer dari pesan/ surat elektronik. Biasanya berupa pesan sederhana yang ditulis oleh seorang user melalui sebuah sistem komputer dan ditransmisikan kepada komputer lain melalui jaringan komputer. Baik itu dalam jaringan lokal (LAN) atau jaringan global (WAN).

Dalam ruang lingkup yang sederhana/ simpel, sistem email dapat dibentuk oleh minimal 2 buah sistem komputer yang berada dalam sebuah jaringan lokal. Jadi, sistem ini hanya bisa mengirim dan menerima email kepada orang2 yang dilengapi oleh software email didalam suatu jaringan lokal, contohnya adalah dalam suatu kantor. Akan tetapi, dengan adanya internet, para vendor berusaha mengaplikasikan sistem email secara luas melalui kapabilitas koneksi internet. Pen-transmisian email melalui jaringan internet, melibatkan software2 yang bertugas untuk mengkonversi pesan2 email ke bentuk2 standar yang dapat ditransmisikan lewat internet.

Keuntungan Email

Keuntungan yang bisa diperoleh dari surat elektronik atau email adalah:

1.  Pesan-pesan dapat dikirim setiap waktu, dan tidak terhalang masalah geografis, karena cakupan wilayahnya tak terbatas,

2.  Sebuah pesan dapat dikirimkan kepada penerima tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun, *peling2 cuman bayar langganan internetnya doank… 😀 *

3.  Efisiensi waktu, karena pesan dapat dikirimkan secara singkat hanya dalam hitungan detik dalam kondisi normal tanpa gangguan koneksi,

4.  Transmisi pesan dapat di-log, meyakinkan berbagai informasi tentang pesan bisa dicatat. (e.g.: dapimana pesan datang, kapan pesan tiba, melintasi jalur mana pesan dikirim, dsb.),

5.  Penerima (recipient) dapat membaca dan mengambil pesan kapanpun mereka inginkan asalkan terhubung dengan jaringan (Internet),

6.  User mobile pun dapat melakukan hal seperti di atas, dapat mengakses arsip/ koleksi mereka dari berbagai koleksi dan kapanpun mereka inginkan,

7.  Praktis, dalam artian tidak membutuhkan kertas, amplop, perangko, dll., selain spasi disk dalam komputer dan akses ke jaringan


*sumber : Rafiudin, Rahmat. 2006. Membangun Server E-mail Berbasis FreeBSD/Linux. Yogyakarta: Andi. 
Categories: Belajar, Cuap-cuaP, Networking

CISCO Systems, Inc.

July 2, 2008 5 comments

Apa sih CISCO itu ?

Mungkin karena banyak dari teman2 saya yang bertanya-tanya tentang hal itu, maka saya berinisiatif untuk mencarikan sumber yang jelas supaya tidak terjadi pembicaraan yang ngalor ngidul tentang hal tersebut.

Di dalam sumber yang saya referensikan, mungkin masih terdapat banyak sekali info2 yang kurang jelas. Oleh karena itu, apabila terdapat banyak hal2 yang masih kurang jelas atau tidak dimengerti, mai kita berdiskusi bersama atau belajar bareng. Nggak perlu malu dan sungkan. Tinggal kasih comment aja.

ehehe (skalian promosi :D).

Daripada panjang lebar lagi, langsung saja ke pokoknya.

Pada awal tahun 1980-an, Len dan Sandy Bosack, pasangan suami istri yang bekerja di departemen komputer yang berbeda di Universitas Stanford mengalami kesulitan dalam membuat sistem individu mereka untuk berkomunikasi. Oleh karena itu, di ruang tamu mereka membuat sebuah server gateway yang bisa memudahkan komputer dari dua departemen tersebut untuk saling berkomunikasi menggunakan protokol IP.

Pada tahun1984, mereka membentuk cisco System ( perhatikan c kecil ) dengan memperkenalkan produk komersil sebuah gateway server kecil yang akhirnya mengubah dunia networking selamanya. Beberapa orang menganggap nama tersebut sebenarnya adalah San Francisco System, tapi dalam perjalanan ke pengacara kertas tersebut tersobek­­ – siapa yang tahu? Pada tahun 1992, nama perusahaan diubah menjadi Cisco Systems, Inc.

Produk pertama yang dipasarkan oleh perusahaan ini dinamakan Advanced Gateway Server ( AGS ). Kemudian dipasarkan Mid-Range Gateway Server ( MGS ), Compact Gateway Server ( CGS ), Integrated Gateway Server     ( IGS ), dan AGS+. Cisco menamakan ini “the old alphabet soup products”.

Pada tahun 1993, Cisco mengeluarkan router 4000 yang luar biasa dan kemudian membuat router-router lain yang lebih luar biasa lagi yaitu seri router 7000, 2000, dan 3000. Produk ini masih tersedia dan dikembangkan.

Semenjak itu, Cisco menjadi pemimpin dunia networking untuk internet yang tidak tertandingi. Solusi networking Cisco bisa menghubungkan orang-orang yang bekerja dari peralatan dan network yang berbeda. Produk Cisco membuat orang-orang menjadi lebih mudah dalam mengakses dan mentransfer informasi tanpa memperdulikan perbedaan waktu, tempat, dan platform.

Secara umum, Cisco menyediakan solusi networking end-to-end yang bisa digunakan oleh pelanggan untuk membangun sebuah infrastruktur informasi yang disatukan dan efisien untuk kebutuhan sendiri ataupun untuk berhubungan dengan orang lain. Ini adalah bagian penting di dalam industri puzzle internet/ networking karena sebuah arsitektur umum yang memberikan layanan network yang konsisten ke semua pengguna sekarang adalah sebuah fungsi yang sangat mendesak. Karena Cisco Systems menawarkan layanan internet dan networking yang begitu luas, sedangkan pengguna yang membutuhkan akses ke local network mereka atau internet secara teratur tidak bisa dihindari, membuat barang dagangan Cisco tidak bisa ditolak.

Cisco menjawab kebutuhan ini dengan produk hardware yang sangat banyak yang membentuk jaringan informasi mengunakan Software Cisco Internetwork Operating System ( IOS ). Software ini menyediakan layanan network, memberikan kesempatan kepada network technical support dan tenaga professional untuk menjaga dan mengoptimalkan semua operasi network.

Bersama dengan IOS Cisco, salah satu layanan yang dibuat oleh Cisco untuk mendukung jumlah perangkat keras yang banyak adalah dengan mempunyai program Cisco Certified Internetwork Expert ( CCIE ), yang telah dirancang secara special untuk melengkapi orang-orang untuk secara efektif mengatur network Cisco yang telah begitu banyak terpasang Perencanaan bisnisnya mudah: Jika anda angina menjual lebih banyak peralatan Cisco dan mempunyai lebih banyak network Cisco terpasang, pastikan network yang anda install berjalan dengan baik.
Yang jelas, mempunyai jenis produk yang luar biasa tidak menjamin sukses yang dinikmati oleh Cisco—banyak perusahaan dengan produk yang luar biasa sekarang sudah bangkrut. Jika anda mempnyai produk yang rumit yang dirancang untuk menyelesaikan masalah yang rumit pula, anda memerlukan orang-orang berpengetahuan yang mempu menginstall, menangani, dan melakukan troubleshooting terhadap produk-produk tersebut. Ini bukanlah bagian yang mudah, jadi Cisco mempersiapkan program CCIE yang membekali orang-orang agar bisa memberikan dukungan terhadap network yang rumit ini. Program ini dalam kehidupan sehari-hari dikenal sebagai gelar doktor dari network, yang juga sangat sukses, terutama sangat susahnya. Cisco terus menjaga program ini, mengubahnya ketika dibutuhkan, untuk memastikan program ini tetap berkaitan dan mencerminkan kebutuhan lingkungan bisnis internetworking saat ini. Selain itu, untuk mendapatkan sertifikat/ gelar CCIE, sebelumnya kita juga harus mempunyai sertifikat/ gelar Cisco Certified Network Associate (CCNA) dan Cisco Certified Network Professional (CCNP). Namun, selain sertifikasi di atas, juga terdapat banyak sertifikasi-sertifikasi lain yang ditawarkan oleh CISCO. Dengan gelar tersebut dimanapun anda bekerja InsyaAllah anda akan diterima sebagi seorang CISCO Networker.

Jadi, jika anda berminat kepada jaringan komputer atau CISCO networking, mulailah dari sekarang dan jangan ragu untuk mengikuti ujian sertifikasi tersebut. (sertifikasi CISCO tentunya tidak gratis, biaya sudah ditentukan :-P).

So, jangan ragu untuk belajar networking.

Don’t stop learn networking !!!

Sumber: Cisco Certified Network Associate Study Guide

Categories: Belajar, Networking