Home > Others, Pengalaman > Hidup itu Memutuskan

Hidup itu Memutuskan

Siapa yang bilang hidup itu pilihan? Orang-orang? Ataukah pendapat anda sendiri? Tak masalah dengan hal itu, intinya hidup adalah memutuskan. Memutuskan atas pilihan yang ada. Keputusan harus dijalani, apapun konsekuensinya.

Pernah ayah saya berkata kepada saya dan adik saya, “Hidup itu keputusan nak, jalani dengan Keyakinan, Kejujuran, dan Keberanian. Dan jika kamu berani memutuskan, berarti kamu harus berani untuk menanggung segala konsekuensinya

Ya, Hidup itu memutuskan. Seperti kutipan kata yang pernah saya dengar dari Ibu Risvan Khan dengan Risvan Khan waktu masih kecil dalam film My Name is Khan, “Di dunia ini hanya ada 2 macam orang; Orang Baik dan Orang Jahat“. Pandangan terhadap perilaku seseorang pun bermacam-macam, tergantung dengan perspektif setiap individu. Layaknya kita melihat sebuah piring yang terletak di atas meja. Jika kita memandangnya dari atas, piring tersebut berbentuk bulat, tapi kalau kita memandangnya dari samping, piring tersebut hanya terlihat seperti garis lurus.

Semua kembali lagi kepada prinsip hidup kita, asalkan kita Yakin, Jujur dan Berani dengan suatu Kebenaran. Tentunya harus diimbangi dengan perilaku kita yang mencerminkan kebenaran, kejujuran, keyakinan dan keberanian dalam keseharian kita.

Sabtu kemarin, 4 Juni 2011, STIKOM Surabaya menggelar acara Wisuda ke-27/ Rapat Terbuka Senat ke-27. Dalam acara tersebut, terdapat sebanyak 82 wisudawan.

Ada celetukan dari teman wisudawan yang duduk di sebelah saya, “Wah, ini pencetakan pengangguran baru nih“. Hmm, saya langsung berpikir, “Apakah memang benar seperti itu? Lalu, kalau memang seperti itu, apa tidak ada jalan keluarnya?

Saya lagi-lagi teringat akan kata-kata ayah saya, “Berkemampuanlah dan terus belajar, gak akan ada ruginya, kalau kamu terus belajar dan meningkatkan potensi dirimu, gak akan nganggur nak.

Dan saya yakin, Tuhan tidak akan membiarkan umatnya yang taat dan rajin berusaha dan berdo’a akan menjadi terlantar. Hanya seseorang yang berpikiran lemah yang menyerah sebelum berjuang.

Selamat bagi teman-teman yang kemarin di Wisuda, semoga sukses. Nasib kalian ada di tangan kalian sendiri. Maka, PUTUSKANLAH! Menjadi manusia yang pantang menyerah, jujur, berani, dan menjunjung nilai-nilai kebenaran adalah hal yang mulia. Dan disela do’aku kusisipkan, “Semoga teman-temanku selalu berada dalam lindungan-Mu Ya Rabb, dan berkahilah segala jalan dan usaha mereka dalam jalan-Mu, jalan kebenaran. Dan jadikan rejeki mereka menjadi melimpah, dan barokah, serta selalu berbakti kepada orang tua mereka, kepada sesama yang membutuhkan, dan kepada negara ini, Indonesia.

Jangan hanya jadi wisudawan gombal yang selalu meng-gombal-i orang lain dengan hal yang merugikan hanya untuk perut kalian. Dan janganlah menjadi wisudawan galau yang hanya bisa mengeluh dan mengeluh. Jadilah wisudawan yang bermanfaat, orang yang bermanfaat, orang yang kuat menjalani hidup dengan tegar, tabah, dan rendah diri.

Putuskan kawan, apakah kalian mau jadi Wisudawan Gombal? Wisudawan Galau? Atau Wisudawan yang bermanfaat? Putuskanlah kawan. Semoga kebaikan dan kebahagiaan selalu menyertai kalian. Saya bangga bisa menjadi bagian dari kalian.🙂

  1. heavin
    June 9, 2011 at 5:25 pm

    keras katanya fit…
    tapi bener jg sih, semoga kita sma menjadi ORANG…

  2. rima
    June 9, 2011 at 5:30 pm

    kata2 nya papamu keren fit… thanks ya teman, bersyukur bisa mengenal kalian sehingga saya bisa lulus dg cepat, karena semangat dan dorongan dari kalian semua…

  3. June 9, 2011 at 6:45 pm

    bener brooo..
    pada dasarnya ga ada pilihan hidup yg 100% bener atau 100% salah..
    semua pasti ada plus minus, positif negatif, untung ruginya..
    jadi kalo sudah memutuskan satu pilihan, jalani aja dengan penuh keyakinan dan sepenuh hati..🙂

  4. June 10, 2011 at 5:12 pm

    Satu kata untuk Mas Fitra ini.

    LUAR BIASA!!

    Pembahasannya itu lho, sangat mengena. Maknanya pun sangat dalam. Tapi tidak ada kesan menggurui. Mungkin saya terlalu berlebihan. Tapi setelah membaca tulisan ini. Siapapun pasti percaya bahwa penulisnya (mungkin) adalah salah satu orang yang akan membangun negara ini. Buktikan cak Fitra…

    • fithraw
      June 13, 2011 at 10:16 am

      @aping: bang aping ini terlalu memuji.. :malu: :hammer:

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: