Setelah blogwalking ke blognya mbak wahyuapriani , melihat sebuah gambar yang ada tulisan “Don’t make someone a priority, if they only make you an option”. Saya mencoba merenungi apa arti kalimat tersebut. Kalau diartikan, mungkin kurang lebih begini artinya :
Don’t make someone a priority, if they only make you an option
artinya
Jangan memprioritaskan seseorang, jika mereka hanya menjadikanmu sebuah pilihan
Apa sih yang dimaksud dengan memprioritaskan seseorang? Apakah memprioritaskan seseorang itu tidak boleh? Menurut saya, yang dimaksud memprioritaskan seseorang adalah mengutamakan seseorang. Yang dimaksud mengutamakan disini adalah mengutamakan kepentingan dari orang tersebut, daripada kepentingan kita. Tidak ada salahnya memang kita mengutamakan seseorang, tapi tentu kita seharusnya tidak boleh melupakan kepentingan kita juga. Terkadang kita memang menjadi manusia yang egois. Namun, saya jadi ingat 4 hal yang pernah disampaikan oleh mas Novi. Seperti ini pesan yang beliau sampaikan:
Jangan melihat siapa orang yang kita tolong, jangan pernah mengharapkan imbal balik dari seseorang yang kita tolong. Yang penting kita ikhlas, walaupun orang itu hanya menjadikan kita sebuah pilihan.
Ada 4 kunci:
1. Niat kita membawa kebaikan bagi orang tersebut.
2. Yang dilakukan tidak menyimpang dan membawa kebaikan bagi orang tersebut. Terserah bagaimana tanggapan orang tersebut.
3. Cara menyampaikannya baik/ tidak menyimpang.
4. Membawa efek yang baik bagi semua.
Jadi, janganlah kita semua berpikir apa yang akan kita dapatkan jika menolong seseorang, jika orang itu hanya menjadikan kita sebuah option / pilihan. Pegang 4 kunci tersebut. Semoga bermanfaat, khususnya bagi saya dan anda sekalian.
Amiiiinnn
Filed under: Belajar, Cuap-cuaP, Life Educations, Pengalaman | 12 Comments





mangstaafff….
mengutip kata teman “mbak nike”
Tetap harus berbuat baik, paling tidak apa yang kita yakini itu baik bagi banyak orang..
@ gajah_pesing: siiiipppp. tengkyu bos…
@ cebong ipiet: iyak betull, tetap harus berbuat baik, paling tidak apa yang kita yakini itu baik bagi banyak orang…
kalo di putusin cewek harus ikhlas ga … xixixi
*kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr*
@ aRai: wahhhh,,, jgn dibahas disini om…
, yg jelas udah berusaha untuk ikhlas…
Nice words. Ikhlas adalah hal sulit yang harus kita pelajari dan coba amalkan..
Pada intinya ini ngomongin soal ikhlas kan? hmmm…saya tu merasa bisa ikhlas banget cuma kalo pas habis beol aja, kalo pada kasus2 lain misalnya berbuat/memberi sesuatu pada orang lain, saya berani jamin sampeyan juga nun jauh dilubuk hati yang terdalam meskipun sangat lirih, pasti sedikit banyak mengharap imbal baliknya kan? itulah knapa ilmu ikhlas itu gampang-gampang susah, maksudnya gampang mempelajarinya susah minta ampun menjalaninya…
Mas, aku baru buka blog hari ini en jg baru tau kalo sampean mendapat secuil inspirasi dari blog ku yang lama (soalnya di blog ku yg baru ini, gambar itunya dah tak hapus, eeh gak taunya theme yang kita ambil skr sama. Aku gak niru lho mas, suer!!!). Aku disuruh ganti sama temenku themenya coz yg dulu jare jadul bgt! Hehehe, gak sangka selera kita sama.
Btw, aku kmr pas ngambil kata² itu, aku mmg merasa banyak hal yg bisa kita renungkan. Katanya² daleeeem bgt, yg jelas soal pengalaman hidup dong pastinya. Hiks…
@ Ani: yups, betul banget. Ikhlas itu mmg hal yg sulit untuk dijalankan. Tapi kita harus berusaha dan mencoba untuk menjadi seseorang yg ikhlas…
@ Tukang Nggunem: idem sama koment d atas
@ wahyuapriani: yups, kata2nya bener2 dalem banget. Wehehe,, emg knp buk…???
kalo sayah, sebel ama orang yang dateng ke sayah pas ada butuhnya ajah.
good
kalo dsebut ikhlas.. ikhlas..tapi knp kadang seseorang ‘itu’ ga pernah sadar bahkan dirinya aja udah jadi prioritas kehidupan seseorang.. [ini mungkin bentuk ketidak ikhlasan..karena mengharapkan balasan..]